Dalam diamku ada kamu

Akhirnya aku sampai pada titik dimana aku harus belajar melupakan dan melepaskan, melupakan seseorang yang melupakanku. dan melepaskan seseorang yang sangat mudah melepasku..
Sosok baru itu sekejap membuatku lupa akan sosok dirinya, sekejap membuatku terbang akan hembusan badai cinta yang begitu hebat menerpaku. tapi sayangnya aku merasa itu hanya sekejap, seringkali aku masih mengingat dia dalam diamku, masalalu seringkali mengajakku berlari kembali dimasa aku masih dengannya, membayangkan semua kenangan bersamanya, membayangkan senyuman dan candaan dengannya, membayangkan semua yang pernah aku lalui dengannya. mungkin dia memang jauh dari kata sempurna, tapi kebahagiaan yang selalu dia hadirkan selalu membuatku merasa sempurna.
Terkadang penyesalan selalu saja datang menggelutiku, dia selalu membuatku merasa menjadi orang terbodoh, orang yang dengan bodohnya mengambil keputusan untuk melupakan dengan cara memaksakan. memaksakan mencintai orang yang aku sukai, ntah kenapa aku merasa mencintai sosok baru itu sangat sulit ketika aku mulai mencintai dia dulu.
Hal yang paling aku takutkan adalah semua yang telah aku perjuangkan dari awal ini akan runtuh sekejap dengan hanya sebuah senyuman pertama itu. senyuman yang mampu membuatku jatuh cinta begitu dalamnya.
Hal yang paling bisa menguatkanku untuk terus melangkah maju tuk melupakanmu itu adalah kata-katamu dulu "Jangan terlalu berharap, anggap aku seperti kamu menganggap teman laki-lakimu yang lain, sayangi dia nanti seperti kamu menyayangi aku"

"selalu ada rasa sakit yang menguatkanku ketika aku mengingatmu"

Komentar

Postingan Populer