Hamba dari Sang Perencana Terbaik

Aku adalah seorang hamba yang senang berencana. 
Mempersiapkan masa depan dengan sangat indah bersama seorang Tuan yang diharapkan akan menjadi pelengkap dari apa-apa yang dirasa kurang. 

Aku adalah seorang hamba yang senang berangan. 
Membayangkan segala lika dan liku kehidupan bisa dihadapi dengan mudah dengan genggaman seorang Tuan yang penuh keyakinan. 

Aku adalah seorang hamba yang pelupa. 
Merasa telah menemukan dan teryakinkan, sampai akhirnya lupa bahwa apa-apa yang berhubungan dengan seorang tuan dan harapan terhadap manusia lainnya itu penuh dengan keterbatasan. 

Aku adalah seorang hamba yang pada akhirnya pasrah dan berserah. 
Mencoba menetralkan hati dan meyakini bahwa segalanya akan baik-baik saja sama seperti sebelum rasa itu ada. 

Ternyata, perjalanan untuk menemukan itu masih belum berakhir. 
Walau kemarin sempat teryakinkan dan merasa telah menemukan, pada akhirnya ternyata kisah itu hanya menjadi bagian dari perjalanan panjang untuk menemukan yang benar-benar sesuai dengan keinginan-Nya. 

Ya Rabbi, kini aku tak lagi segigih itu meminta untuk dipersatukan dengan seorang Tuan yang sangat aku yakini. karena aku menyadari bahwa mungkin selama ini keyakinanku terhadapnya tanpa disadari melebihi keyakinanku terhadap segala rencana terbaik yang telah Engkau persiapkan untukku. 

Sama seperti isi doa Ibuku "Jika seseorang yang sedang anakku tunggu adalah yang terbaik, maka permudahlah jalan untuk mereka bertemu dan bersatu. tapi jika tidak, berikanlah jalan terbaik dan gantikanlah dengan yang lebih baik yaAllah."

Dan aku meyakini bahwa segala hal yang terjadi di hidupku, segala pergantian dari satu kisah ke kisah yang lainnya itu sedikitpun tidak ada yang sia-sia. Allah menjadikan segala hal yang terjadi baik itu menyenangkan atau tidak selalu sempurna dengan hikmah terbaiknya. 

Mari kita ikuti alur cerita sesuai dengan skenario yang telah Allah tetapkan. 


Komentar

Postingan Populer