Perihal rasa yang menyebalkan
Keputusan di beberapa tahun lalu itu ternyata penuh dengan konsekuensi.
Tapi aku selalu berharap tidak akan ada penyesalan seperti apapun akhirnya.
Karena faktanya, ada banyak hal yang berhasil terlalui yang lahir dari sebuah pilihan dan prinsip diri.
Beberapa waktu terakhir aku dibuat merasakan rasa yang tidak nyaman,
perasaan yang tidak sekali aku rasakan, tidak hanya di tahun ini, tahun kemarin, bahkan mungkin beberapa kali aku rasakan sejak aku menyadari bahwa perasaan tak biasa untuk seseorang itu ada.
Perasaan menyebalkan yang sepertinya akan sangat sulit untuk diakui seoarang perempuan, termasuk aku.
Adakah kata lain yang bisa menggantikan kata "cemburu"? kata yang mungkin lebih berkonotasi halus dan tidak terkesan terlalu dalam merasakan.
Aku benci ketika aku merasakan perasaan menyebalkan itu.
Karena pada saat yang bersamaan aku menyadari bahwa ternyata selama bertahun-tahun perasaan untuk seseorang itu tidak berubah. masih ada di tempatnya, terlihat tenang namun ternyata menunggu untuk meluapkan gemuruhnya.
Aku benci ketika aku merasakan perasaan menyebalkan itu.
Karena pada saat yang bersamaan, aku menyadari bahwa ternyata aku tak pernah memiliki keberanian untuk memvalidasi perihal perasaan yang masih menetap di hatiku apakah juga masih menetap di hatinya atau bahkan mungkin sebaliknya.
Aku selalu menunggu waktu terbaik yang sudah Allah persiapkan itu datang.
tapi faktanya, waktu di sepanjang menunggu itu tidak mudah.
ternyata aku memiliki fitrah yang sama dengan puan yang lain, sama-sama ingin sesuatu yang pasti.
Suatu hari nanti aku meyakini sesuatu yang pasti itu akan datang.
Dengan cara apapun, entah dengan cara Allah melalui diriku sendiri atau melalui dirinya.
Sesuatu yang aku yakini, bahwa setiap rasa akan menemui ada kalanya.
Komentar