Saat Aku Bimbang
Di mulai dari kalimat..
Terimakasih mamah.. papah<3
Apapun itu.. Kalian ingin memberikan yang terbaik untuk saya..
2017, Aku memutuskan untuk Kuliah..
Dengan harapan, aku bisa memperbaiki
kehidupanku dan keluargaku dimasa depan nanti..
Dan akhirnya, tanpa berpikir panjang dan
tanpa Tujuan yang pasti aku memilih Jurusan Bahasa Inggris Kelas Karyawan disalah
satu Perguruan Tinggi Swasta yang ada dicimahi.
Semester Satu, semua kegiatan perkuliahan
berjalan dengan lancar.
Ketika menginjak semester Dua, Aku mulai
bekerja disalah satu Perusahaan..
Dunia perkuliahan dan dunia kerja
sebenarnya mulai terlihat.
Dimana aku harus membagi waktu antara
Kuliah dan Bekerja.
Aku kuliah setiap hari Jum’at-Minggu.
Dan setiap Jum’at aku absen, dan
konsekuensinya aku harus mengulang matkul.
Terus mengulang Matkul, Kecuali ketika
aku sudah berhenti bekerja dan memilih Fokus kuliah.
Hari sabtu terkadang aku lembur, dan aku
Absen lagi.
Sampai akhirnya, akhir-akhir ini aku
sering sekali sakit.
Aku adalah tipe orang yang sangat jarang
sekali sakit, Ketika Sekolah aku jarang sakit.
Tapi..
Akhir-akhir ini Allah sedang benar-benar
menyayangiku.
Dari bulan April kemarin, aku sudah hampir
5x Bulak-balik Klinik.
Orangtuaku mulai cemas, dan mereka
akhirnya menyarankan kepadaku untuk
Berhenti kuliah.
Berhenti Kuliah?
Beraat..
Semua waktu yang sudah aku perjuangkan..
Biaya yang sudah aku keluarkan..
Tapi orangtuaku bilang,
Kesehatan lebih penting.
Dari awal teteh kuliah, Papah juga
sebenernya kurang setuju. Apalagi ngambil pendidikan..
Ada beberapa hal yang tak bisa aku
jelaskan dan ceritakan, kenapa orangtuaku kurang setuju aku mengambil
pendidikan.
Mungkin ada beberapa dari kalian yang
tau apa alasannya..
Papah dan mamah menyarankanku untuk ikut
Cooking
Class.
Kenapa?
Karena selama 19 tahun aku hidup, aku
dibesarkan dari hasil Usaha kuliner orangtuaku.
Aku ingat..
Dulu, papahku pernah menyarankanku untuk
Sekolah Jurusan Tata Boga.
Tapi aku sama sekali tidak berminat..
Aku bilang bidangku bukan disitu.
Dan akhirnya aku memilih jurusan Ilmu
Komputer.
Dan ternyata apa yang terjadi selepas
lulus?
Aku tidak mendapatkan apa-apa.
Dan seiring berjalannya waktu..
Pemikiranku dengan pemikiran orangtuaku
mulai sejalan.
Aku adalah anak perempuan satu-satunya.
Siapa yang akan meneruskan usaha
Orangtuaku?
Sampai kapan Orangtuaku terus bekerja
keras untuk menghidupiku dan adik-adiku?
Aku berpikir
Aku harus ikut berperan disini.
Mana peranku sebagai anak perempuan
pertama dan satu-satunya?
Orangtuaku akan menua..
Apakah dimasa tuanya orangtuaku akan
terus bekerja keras?
Sekarang aku mulai menyukai bidang
Memasak,
Aku pikir jika aku ikut Cooking
Class,
Aku bisa meneruskan usaha orangtuaku,
Dan aku berharap usaha orangtuaku bisa
berkembang.
Dan untuk kuliah?
Aku bisa berkuliah kembali kapanpun aku
mau,
Dan manfaat lainnya aku mengikuti Cooking
Class adalah..
Ilmuku akan bisa aku gunakan ketika aku
sudah berumah tangga nanti..
Untuk kalian yang sudah membaca,
terimakasih..
Semoga kalian bisa mengambil sisi baik
dari apa yang aku alami..
Jika boleh, aku meminta saran dan
komentar kalian mengenai apa yang aku alami.
Saran kalian sangat berarti.
Terimakasih..
Bisa via email di silviadesi3@gmail.com atau di Dm
Instagram @ndesilvia atau biar lebih gampang bisa komentar langsung dibawah yaa..
Komentar