Kebahagiaanku tertinggal dimasalalu

Aku tak menyalahkan mereka yang telah berjuang untuk menghadirkan seseorang yang Special di hari Specialku. Tapi, aku menyalahkan diriku sendiri karena aku tak pandai mengatur rasaku. Bahagiaku terlalu berlebih dihari kemarin.. hingga, bahagia yang berlebih itu membuatku kembali kemasalalu dan kembali berkeinginan untuk tinggal disana. aku berangan terlalu jauh, terlalu banyak kebahagiaan yang aku harapkan untuk aku lalui bersamanya.
tapi, ini bukan sepenuhnya salahku.. dia juga bersalah atas hal ini. dia selalu saja dengan mudahnya mengajakku untuk mengingat masa indah yang pernah aku lalui bersamanya dulu. tanpa dia tau, betapa sulitnya aku mengubur kenanganku bersamanya. untuk tidak mengingat lagi masa-masa indahku bersamanya. memang takkan pernah hilang dari memori ingatanku, tapi seIyanya kenangan indah itu bisa menjadi kenangan yang hanya tersimpan dimemori ingatanku, tanpa harus aku ingat setiap waktu di setiap detik dalam hidupku.
selama ini, selama aku terlihat baik-baik saja tanpanya, selama aku terlihat sudah melupakannya, selama aku terlihat sudah biasa saja ketika bertemu dengannya. selama itu pula aku menyembunyikan perasaan yang begitu besar untuknya, bahkan sahabat terdekatku pun tak tau tentang perasaan besar yang masih tinggal disini.. dihati ini.
hingga akhirnya, semua itu terluapkan ketika aku tak sanggup lagi menutupinya, ketika rasa sakit sudah terlalu dalam, ketika rasa kuat sudah mulai melemah, ketika rasa tegar sudah mulai pudar. aku menyatakan bahwa aku masih sangat menyayanginya.. aku menyatakan bahwa aku telah menyembunyikan rasaku selama ini. aku tak ingin terlihat lemah didepannya, aku ingin terlihat bahwa aku baik-baik saja setelah dia tak lagi menjadi alasan dibalik bahagiaku.
aku ingin pergi dari semua ini, aku ingin pergi kemasa yang lebih indah tanpa bayangannya sedikitpun. aku ingin dia berhenti menerbangkanku, aku sudah terlalu lelah dengan permainannya. aku sudah lelah diterbangkan lalu dijatuhkan, diterbangkan lalu dijatuhkan kembali. aku muak jika harus terus seperti ini..
tapi, hingga saat ini. hingga airmata ini menetes dengan alasan yang sama.. hingga kata-kata ini terangkai.. aku masih merasakan rasa sayang yang begitu besar untuknya. aku tidak mudah untuk jatuh cinta, tapi.. ketika aku jatuh cinta, aku selalu dijatuhkan dengan alasan yang sangat menyakitkan.
jika aku tau, semuanya akan berakhir dengan situasi dan kondisi yang buruk seperti ini, aku memilih untuk tidak jatuh cinta padanya.. bahkan, jika bisa.. aku memilih untuk tidak dipertemukan dengan sosok sepertinya. sosok yang tak pernah hargai perjuanganku dan hiraukan rasaku.
dia tak pernah tau, seberapa sulitnya aku berjuang untuk membuatnya nyaman bersamaku, seberapa sulitnya bertahan ditengah-tengah keadaan menyakitkan, seberapa lelahnya menunggu kebahagiaan yang pada akhirnya, ketika waktu yang harusnya menjadi waktu yang penuh bahagia itu datang, malah dia gantikan dengan waktu yang penuh dengan luka.
bagaimana aku bisa bahagia dimasa sekarang, jika sosok yang bisa menjadi alasan dibalik bahagiaku, masih tetap tinggal dimasalalu.
ntah apa yang harus aku lakukan.. ntah kepada siapa aku harus menceritakan seluruh peluh kesahku, jika tak ada satupun diantara mereka yang bisa berbicara banyak ketika mulut ini berkata-kata. mereka hanya bisa melihat airmataku menetes seraya berkata -SABAR-.
bukankah aku sudah terlalu banyak sabar selama ini?


aku hanya ingin dia menghargai perjuanganku dan menghiraukan rasaku. dengan begitu, aku akan merasa bahwa aku benar-benar dianggap ada. Jika dia tidak bisa berlaku seperti itu.,
tolong.. berhenti membuatku untuk bercita-cita kembali ke masalalu. tolong, buat aku percaya dan yakin bahwa masa depanku lebih indah dari masalalu.

Komentar

Unknown mengatakan…
Menyayat hati (y)
mpii mengatakan…
pasti masa depan teteh lebih baik dari masalalu teteh ko... ;)
semangat dan sukses teh... :)
Desi Silviani mengatakan…
iyaaa Aamiin Allohuma Aamiin.. makasih pini^_^
kamu tau postingan ini tertuju untuk siapa?

Postingan Populer