Masih adakah rindu?
Hampir menuju tahun ke tujuh, rasa rindu itu sudah dirasa lebih setenang itu.
Terima kasih karena sudah mau hadir menjadi bagian dari kisah yang ternyata jalannya cukup begitu panjang.
Tahun ini sepertinya rasa rindunya akan lebih bisa banyak diajak untuk kompromi, baru kali ini aku merasa kehabisan kata ketika berbicara soal rasa. Waktu-waktu yang menguras emosi dan air mata karena rasa rindunya yang terlalu tak bisa untuk ditahan itu teryata sudah terlalui atas izin dan pertolongan Allah.
Tuan, terima kasih sudah berlaku tenang seolah tidak pernah ada rasa dan cerita. keputusanmu perihal itu cukup terasa menyebalkan namun pada akhirnya aku merasakan dampak baiknya terhadap rasa dan rindu yang sudah bisa terkendali.
Tuan, sedikitpun aku tidak mengetahui di mana posisimu saat ini. Bagaimana perasaanmu terhadapku, masih sama atau sudah berbedakah tujuan kita, dan pertanyaan lainnya tentang cerita kita yang tidak pernah berani untuk aku pastikan.
Tuan, aku masih menunggumu datang dengan membawa kepastian itu.
Komentar