Ujian sakit, Ujian diri, Ujian rasa.
Hampir satu bulan terakhir, aku mengalami masalah di bagian pinggangku.
Rasa sakitnya cukup mengganggu aktifitasku, yang sakit jika terlalu lama duduk atau harus hati-hati ketika hendak berdiri dari posisi jongkok.
Rasa sakitnya membaik di satu minggu terakhir, namun memuncak kembali di hari ini.
Aku gak tahu persisnya kenapa, hanya saja aku berharap dan berdoa supaya aku selalu sehat agar bisa menuntaskan banyak kewajiban yang harus dituntaskan.
Nikmat sehat itu, benar-benar terasa amat berharga ketika Allah berikan ujian sakit.
Bahkan.. sebanyak apapun uang, takkan bisa dinikmati ketika nikmat sehat itu Allah cabut.
Ngomong-ngomong, aku baru aja hapus akun instagramku dan uninstall aplikasi tiktok dari gawaiku.
karena, akhir-akhir ini pemakaian kuotaku sangat terasa boros dan aku pikir kendaliku terhadap penggunaan keduanya mulai bablas.
Walaupun aku gak tahu akan bertahan berapa lama, yang penting aku mencoba menghindari apa-apa yang memberikan dampak buruk ke pola kebiasaanku.
Selain itu, aku juga sedang berusaha mencoba berdamai dengan segala takdir yang telah Allah persiapkan untukku. mencoba fokus dengan semester akhir studyku, mengikhtiarkan segala yang terbaik sesuai dengan kemampuanku sampai garis finish nanti.
Banyak hal yang terjadi di kehidupanku, harapan yang terbentuk selama lima tahun komplit dengan perasaannya itu ternyata cukup membuatku banyak mengkhawatirkan hal yang belum terjadi. salah satunya tentang ceritaku dengan seorang tuan yang entah akan berakhir seperti apa.
karena akhir-akhir ini, aku tidak pernah mengetahui kabarnya. walau sesekali sering mencari, tapi aku melihat dan menyimpulkan bahwa dia tidak melakukan apa yang aku lakukan. jadi, yasudahlah.. biarkan segala cerita berakhir sesuai dengan skenario Semesta.
Saat ini, aku mencoba fokus dengan apa yang tengah ada di hadapanku.
Komentar