Tekateki rasa
Bismillah,
Apa kali ini kita akan berbicara tentang malam dan kerinduan?
Tidak.. Jangan dibicarakan, karena tanpa dibicarakanpun ia selalu hadir sampai saat ini.
Baru saja sahabatku berkata,
Mengenai teka-teki rasa,
Mengenai dua insan yang saling merasa namun belum berani mengambil keputusan, mereka masih ada dilingkaran tanpa kepastian.
Katanya "ada seribu kemungkinan didunia ini"
Dua insan? Mereka? Yakin dua insan? Kalo cuma satu doang gmana?
Huallahualam..
Kini, tak ada rindu yang harus diungkapkan setiap malam melalui kata disosial media.
rindu kucoba langitkan,
Kugemakan diangkasa melalui doa kepada sang pencipta.
Kuminta, segala yang terbaik.
Jika memang kita ada didalam garis jodoh, Allah akan dekatkan dan persatukan di waktu yang baik.
Tapi, jika tidak.. Kuharap Allah tepiskan rasa ini jauh-jauh.
Dan Allah berikan keikhlasan untuk segala yang telah menjadi ketetapan-Nya untukku juga kamu.
Ingin sekali rasanya menghilang dari sosial media yang selama ini menjadi perantara rasa.
Berbalas pesan secara tidak langsung, menyemangati, mendoakan..
Ah..
Lagi dan lagi aku memang selalu merasa bahwa aku ada dibalik setiap katamu.
Menghilang..
Menjauh..
Mendekatkan diri kepada Rabbku..
Saling menjaga hati, memperbaiki diri..
Dan menyerahkan segala yang dirasa kepada sang pemilik Rasa.
Tapi, lagi dan lagi rindu selalu mengalahkan segalanya.
Sehari duahari, ia kalah dan kembali bertanya "ada kata apa hari ini?"
Apa kali ini kita akan berbicara tentang malam dan kerinduan?
Tidak.. Jangan dibicarakan, karena tanpa dibicarakanpun ia selalu hadir sampai saat ini.
Baru saja sahabatku berkata,
Mengenai teka-teki rasa,
Mengenai dua insan yang saling merasa namun belum berani mengambil keputusan, mereka masih ada dilingkaran tanpa kepastian.
Katanya "ada seribu kemungkinan didunia ini"
Dua insan? Mereka? Yakin dua insan? Kalo cuma satu doang gmana?
Huallahualam..
Kini, tak ada rindu yang harus diungkapkan setiap malam melalui kata disosial media.
rindu kucoba langitkan,
Kugemakan diangkasa melalui doa kepada sang pencipta.
Kuminta, segala yang terbaik.
Jika memang kita ada didalam garis jodoh, Allah akan dekatkan dan persatukan di waktu yang baik.
Tapi, jika tidak.. Kuharap Allah tepiskan rasa ini jauh-jauh.
Dan Allah berikan keikhlasan untuk segala yang telah menjadi ketetapan-Nya untukku juga kamu.
Ingin sekali rasanya menghilang dari sosial media yang selama ini menjadi perantara rasa.
Berbalas pesan secara tidak langsung, menyemangati, mendoakan..
Ah..
Lagi dan lagi aku memang selalu merasa bahwa aku ada dibalik setiap katamu.
Menghilang..
Menjauh..
Mendekatkan diri kepada Rabbku..
Saling menjaga hati, memperbaiki diri..
Dan menyerahkan segala yang dirasa kepada sang pemilik Rasa.
Tapi, lagi dan lagi rindu selalu mengalahkan segalanya.
Sehari duahari, ia kalah dan kembali bertanya "ada kata apa hari ini?"
Komentar