Pertama-
Semua kisah tak berujung ini dimulai dari sebuah senyuman pertama adik kelasku, dia bernama Ghifar. Hari Selasa, 5 agustus 1 tahun yang lalu. disebuah ruangan tempat berkumpul Ekstrakulikuler Basket. kebetulan, pada hari itu diadakan serah terima jabatan pengurus basket yang lama, ke pengurus basket yang baru.
aku dan temanku yang bernama Ranti, masuk keruangan kelas tempat berkumpul eskul basket, aku dan ranti terlambat datang. ketika aku megetuk pintu seraya megucap salam dan perlahan membukanya, terlihat ruangan kelas itu sudah penuh dengan anggota basket yang lainnya. anggota basket yang terdiri dari kelas 11,12 dan kelas 10 yang menjadi anggota baru, basket disekolahku. aku dan temanku ranti, duduk dibangku ke-3 dari 4 bangku yang ada dibarisan pertama ruangan kelas itu. aku menengok kearah belakang bangku, ada 3 sosok laki-laki yang terasa asing dalam memori penglihatanku. yaa.. tentu saja, aku tak mengenali mereka. mereka adalah anggota basket baru yang merupakan siswa yang baru saja berhasil melalui masa orientasi disekolahku.
satu orang dari 3 adik kelasku itu, seringkali melontarkan candaan dan sapaan-sapaan kecil kepadaku, dan akhirnya candaan dan sapaan-sapaan itu berujung dengan sebuah permintaan No Handphoneku. dia tampan hihi tapi jujur sajaa, tak ada perasaan apapun ketika dia meminta no Handphone ku, dan aku memberikan no hpku kepadanya.
"Hehe makasih yaa teh, udah aku sms ke no tth. nama aku andi teh. nama teteh siapa? " Katanya sambil tersenyum menggoda.
" iyaa sama-sama, nama tth viaa" jawabku.
percakapanku dengannya terhenti ketika seniorku memanggil namaku
"via, ayo kedepan.. perkenalkan diri kamu dan ceritakan tujuan kamu mengikuti ekskul basket" panggil seniorku.
dengan rasa percaya diri dan aga sedikit ngadegdeg aku perlahan maju kedepan kelas tanpa menghiraukan suasana disekelilingku.
sesampai didepan kelas, aku memperkenalkan diriku dan bercerita panjang lebar tentang tujuanku mengkuti ekskul basket. diantara puluhan orang yang memperkenalkan diri dan menceritakan tujuannya mengikuti ekskul basket, memang hanya aku yang beegitu panjang lebarnya menceritakan tentang diriku dan tujuanku mengikuti ekskul basket. sampai-sampai ketika aku telah selesai bercerita didepan kelas, ada salah satu adik kelasku berkata "Curhat teh?" sambil tertawa kecil.
ah aku tak menghiraukannya dan aku bergegas untuk kembali ke tempat dudukku. ketika aku telah kembali duduk, aku menengok kearah samping kanan belakangku, ada satu dari tiga orang adik kelasku yang dengan waktu bersamaan juga menengok kearahku sambil melontarkan sebuah senyuman sederhana yang seketika membuatku dengan refleksnya juga melontarkan senyuman kepadanya, aaaaah senyumannya begitu indah. senyumannya membuatku merasakan rasa suka pada pandangan pertama. tapi dia berbeda dari adik kelasku yang sebelumnya, yaitu Andi. diaa lebih terlihat kalem dan tak banyak bicara. sedangkan andi, dia terlihat terlalu cengengesan dan yaaa begitulah~
aku dan temanku yang bernama Ranti, masuk keruangan kelas tempat berkumpul eskul basket, aku dan ranti terlambat datang. ketika aku megetuk pintu seraya megucap salam dan perlahan membukanya, terlihat ruangan kelas itu sudah penuh dengan anggota basket yang lainnya. anggota basket yang terdiri dari kelas 11,12 dan kelas 10 yang menjadi anggota baru, basket disekolahku. aku dan temanku ranti, duduk dibangku ke-3 dari 4 bangku yang ada dibarisan pertama ruangan kelas itu. aku menengok kearah belakang bangku, ada 3 sosok laki-laki yang terasa asing dalam memori penglihatanku. yaa.. tentu saja, aku tak mengenali mereka. mereka adalah anggota basket baru yang merupakan siswa yang baru saja berhasil melalui masa orientasi disekolahku.
satu orang dari 3 adik kelasku itu, seringkali melontarkan candaan dan sapaan-sapaan kecil kepadaku, dan akhirnya candaan dan sapaan-sapaan itu berujung dengan sebuah permintaan No Handphoneku. dia tampan hihi tapi jujur sajaa, tak ada perasaan apapun ketika dia meminta no Handphone ku, dan aku memberikan no hpku kepadanya.
"Hehe makasih yaa teh, udah aku sms ke no tth. nama aku andi teh. nama teteh siapa? " Katanya sambil tersenyum menggoda.
" iyaa sama-sama, nama tth viaa" jawabku.
percakapanku dengannya terhenti ketika seniorku memanggil namaku
"via, ayo kedepan.. perkenalkan diri kamu dan ceritakan tujuan kamu mengikuti ekskul basket" panggil seniorku.
dengan rasa percaya diri dan aga sedikit ngadegdeg aku perlahan maju kedepan kelas tanpa menghiraukan suasana disekelilingku.
sesampai didepan kelas, aku memperkenalkan diriku dan bercerita panjang lebar tentang tujuanku mengkuti ekskul basket. diantara puluhan orang yang memperkenalkan diri dan menceritakan tujuannya mengikuti ekskul basket, memang hanya aku yang beegitu panjang lebarnya menceritakan tentang diriku dan tujuanku mengikuti ekskul basket. sampai-sampai ketika aku telah selesai bercerita didepan kelas, ada salah satu adik kelasku berkata "Curhat teh?" sambil tertawa kecil.
ah aku tak menghiraukannya dan aku bergegas untuk kembali ke tempat dudukku. ketika aku telah kembali duduk, aku menengok kearah samping kanan belakangku, ada satu dari tiga orang adik kelasku yang dengan waktu bersamaan juga menengok kearahku sambil melontarkan sebuah senyuman sederhana yang seketika membuatku dengan refleksnya juga melontarkan senyuman kepadanya, aaaaah senyumannya begitu indah. senyumannya membuatku merasakan rasa suka pada pandangan pertama. tapi dia berbeda dari adik kelasku yang sebelumnya, yaitu Andi. diaa lebih terlihat kalem dan tak banyak bicara. sedangkan andi, dia terlihat terlalu cengengesan dan yaaa begitulah~
Komentar