Jatah Usiaku berkurang.
Hidup layaknya buku.
Ketika buku dibaca, maka akan ada pelajaran yang kita ambil disetiap partnya.
Sama halnya dengan hidup.
Lembar demi lembar telah terlalui,
Proses demi proses telah diusahakan,
Kejadian demi kejadian perlahan menyadarkan,
Dan kini, aku berada di Kepala Dua.
Entah sampai angka berapa Jatah Usiaku,
Jatah Usia yang kini telah berkurang(lagi).
Aku merasa Kedewasaanku akan lebih dituntut lagi.
Tanggung jawabku semakin membesar,
Rasanya sudah tak ada lagi Istilah berleha-leha dipart ini.
Aku ingin hidupku lebih termanage dengan baik,
Aku ingin menjadi aku yang lebih baik lagi.
2 tahun sudah aku lulus dari Sekolah Menengah Kejuruan.
Dan selama 2 tahun itu aku melalui banyak hal.
Pelajaran hidup,
Bagaimana cara menghargai hidup.
Aku selalu berpikir bahwa kebahagiaan itu tergantung dari apa yang kita miliki.
Semakin kita miliki apa yang kita inginkan, maka semakin bahagia pula kehidupan kita.
Hmm, ternyata pikiranku terlalu picik.
Nyatanya, kebahagiaan itu tergantung dari bagaimana kita menSyukuri apa yang kita miliki.
20 tahun?
Ada yang sudah menikah
Dan
Ada yang sudah meninggal
Yang manakah yang akan lebih dulu menjemputku?
Aku bahagia..
Aku senang..
Alhamdulillah, Allah telah menuntunku sampai saat ini.
Dengan bermacam-macam ujian yang Hikmahnya menguatkan.
Aku pernah sangat jatuh kedalam jurang,
Tapi Qadarullah Allah menyelamatkanku.
Allah ingin aku hidup lebih baik lagi.
Terimakasih yaAllah..
Di 20 tahun ini, aku sangat bersyukur.
Untuk orang-orang baik yang kini ada disekelilingku.
Orang-orang yang membawa pengaruh baik pula.
Semuanya adalah bentuk dari kasih sayang-Mu untukku.
Karena aku sangat percaya, bahwa lingkungan membawa pengaruh yang sangat besar bagi Hidup seseorang, termasuk aku.
Aku bahagia..
Aku senang..
Alhamdulillah, Allah telah menuntunku sampai saat ini.
Dengan bermacam-macam ujian yang Hikmahnya menguatkan.
Aku pernah sangat jatuh kedalam jurang,
Tapi Qadarullah Allah menyelamatkanku.
Allah ingin aku hidup lebih baik lagi.
Terimakasih yaAllah..
Di 20 tahun ini, aku sangat bersyukur.
Untuk orang-orang baik yang kini ada disekelilingku.
Orang-orang yang membawa pengaruh baik pula.
Semuanya adalah bentuk dari kasih sayang-Mu untukku.
Karena aku sangat percaya, bahwa lingkungan membawa pengaruh yang sangat besar bagi Hidup seseorang, termasuk aku.
Dan..
Seketika teringat, kepada Dua orang yang mati-matian berjuang untuk keberlangsungan hidupku.
Orang yang tak pernah mengenal lelah dan menyerah.
Mereka adalah kedua orangtuaku.
Ibuku, dan Ayahku.
Aku sedih..
Karena aku belum bisa memberikan hal berarti selama 20tahun ini.
Aku hanya bisa terus berusaha untuk menjadi Aku yang tidak berdosa, aku yang tidak menyeret orangtuaku ke neraka karena perbuatan yang aku lakukan.
Mereka selalu menjadi bagian di setiap doa dalam Sholatku,
Aku selalu memohon dan meminta agar mereka selalu diberi kepanjangan umur dan kesehatan selalu.
Teruntuk Ibuku dan Ayahku.
Mah.. Pah..
Terimakasih untuk 20tahun ini,
Terimakasih atas waktu dan tenaga yang telah mamah dan papah perjuangkan.
Terimakasih untuk semua didikan mamah dan papah selama ini.
Mah.. Pah..
Maaf, Maaf jika selama 20tahun ini teteh menjadi anak yang monoton.
Anak yang tak sesuai dengan harapan..
Anak yang sering memberi tangisan dibanding kebahagiaan..
Mah.. pah..
Teteh mohon Doa dan Keridhoan mamah dan papah untuk kehidupan teteh.
Semoga apa-apa yang menjadi Niatan&Cita-cita teteh Allah permudah.
Komentar