Akupun ingin Bermetamorfosa


Kini semua telah berbeda..
Dulu, jika rasa cinta itu mulai ada maka aku selalu menunjukkannya dengan cara apapun..
Jika aku mencinta, maka harus aku miliki. Jika tidak mungkin aku bisa gila.

Tapi kini..
Semua telah berubah..
Entah sejak kapan, aku mulai paham bagaimana cara mengendalikan rasaku.
Menjaga semua yang dirasa cukup dalam hati saja,
Menyelipkan kamu disetiap Doa dalam sholatku..
Walaupun aku tak pernah menyebut nama kamu secara khusus,
Tapi aku yakin, Allah lebih maha tau segalanya.

Sendiri disaat mereka berdua,
Menjalin hubungan penuh cinta,                    
Dunia yang satu serasa milik berdua..

Tapi aku tak ingin..
Aku sudah tak tertarik lagi..
Tak ingin mengulang segala kesalahan dimasalalu..
Aku ingin hidup bermetamorfosa seperti kupu-kupu..
Ada perubahan setiap prosesnya..

Karena dulu, aku sering ingkar..
Sering menolak syariat Allah..
Aku tak pernah peduli, yang penting aku bahagia..
Sampai akhirnya aku terluka, dan aku sadar bahwa aku sangat salah.

Kebetulan malam ini malam sabtu,
Aku ingin bercerita sepuasnya tanpa perlu teringat bahwa esok adalah hari kerja.

Aku merasa hidupku yang sekarang adalah hidup yang sebenarnya.
Tanpa luka..
Tanpa Kecewa..
Tanpa harus memikirkan “Dia kemana? Kok ngilang ya”

Memang awalnya sulit,
Melewati hari dalam kesendirian yang sebelumnya biasa dilalui dengan kebersamaan..
Tapi..
Seiring berjalannya waktu, Allah mempermudah segalanya.
Proses melupakan..
Proses menerima..
Dan
Proses mengikhlaskan..                           

Oiya..
Aku tak pernah meminta agar aku lupa, karena bagiku semua itu tidak mungkin.
Karena buktinya, sampai saat ini aku masih hafal siapa namanya dan dimana rumahnya.
Aku hanya meminta agar Allah menghilangkan segala perasaan yang sudah terlalu berlebih dan sangat tidak wajar..

Dan benar..
Banyak orang berkata..
“Hidayah itu dijemput bukan ditunggu..”

Karena banyak orang yang ketika mendapat hidayah, dia malah tak peduli.
Kenapa aku bisa berbicara seperti itu?
Karena aku mengalami..

Mungkin, memang harus seperti itu dulu jalannya..
Harus melalui tanjakan, belokan tajam, dan jalanan licin ketika kita ingin sampai ditempat tujuan..

Aku sangat berterimakasih kepada seluruh partisipan yang sempat jadi bagian dalam masalaluku, dalam proses hidupku..
Karena jika tidak ada mereka, aku belum tentu bisa jadi aku yang sekarang.



Komentar

Postingan Populer