Berawal dari Niat baik yang tersampaikan dengan cara yang kurang baik
Mungkin kamu bisa tau seberapa dalamnya laut dan seberapa tingginya gunung, tapi kamu takan pernah bisa tau seberapa dalamnya hati Manusia.
Mungkin sekarang, kamu berada disekeliling orang-orang yang penuh Kebaikan dan Perhatian. tapi, kamu takkan pernah tau, bagaimana mereka dibelakangmu. Bisa jadi Mereka adalah orang yang diam-diam membencimu..
Jika kamu ingin membenciku karena Hal Spele ini, bencilah..
Tapi, Coba tengok ke Masalalu, masa dimana kamu pernah menyakiti hatiku didepan orang-orang banyak. Bayangkan jika kamu ada diposisiku, seberapa sakitnya diperlakukan seperti itu. Jika berniat, aku akan dengan mudahnya membencimu karena Hal itu.. tapi, sedikitpun tak pernah terlintas dipikiranku untuk membencimu.
Seburuk apapun perlakuanmu, aku membiarkan semuanya berlalu dan tak pernah mengungkit-ngungkitnya apalagi disosiaL Media.
Kenapa sekarang aku membahasnya disini? karena aku ingin mengingatkanmu, bahwa ada hal yang lebih menyakitkan yang pernah aku dapatkan dulu daripada yg kau dapatkan sekarang.
Aku ingin balas dendam?
Tidak sama sekali, semuanya berjalan dan mengalir begitu saja. kaupun tau bagaimana susahnya aku menjaga lisanku..
tapi aku sudah berusaha Membungkus kata-kataku dengan Rapi.. agar semuanya tersampaikan dengan tidak menyinggung perasaanmu.
Tapi tetap saja, kau tak bisa menerimanya dengan baik walaupun niatku itu baik. semua seolah salahku, aku aku aku dan aku yang salah.
Apakabar dengan mereka yang melakukan hal yang sama dengan yang aku lakukan?
Sepertinya kau membiarkannya begitu saja, tidak seperti kau memperumit permasalahan itu denganku.
Ada apa dengan aku? apakah ada sesuatu yang dulu pernah aku lakukan padamu, sehingga semua ini menjadi senjata untukmu menjatuhkanku?
Kebaikan?
Ya.. Terimakasih untuk kebaikanmu selama ini, perjuanganmu, dan kepedulianmu yang mungkin tak pernah aku dapatkan dari sahabat-sahabat dekatku.
Mungkin kebaikanmu adalah hal kecil yang bermakna besar yang selama ini tak kusadari.
Sekali lagi terimakasih, tapi Maaf.. Jika semua kebaikanmu itu akan kau ungkit-ungkit lagi untuk mengangkat kesalahanku.. Lebih baik, jangan berlaku baik padaku.
Kenapa?
Karena itu menunjukkan, jika kau tak pernah Ikhlas berlaku baik padaku.
Bermuka dua?
Jangan pernah dengan mudah mengucapkan hal itu, karena mungkin dengan tanpa kau sadari.. hal itu pernah kau lakukan.
Jika aku salah, tolong dimaafkan.. karena aku tak berniat sedikitpun untuk menyakiti perasaanmu.
Aku hanya berniat baik, walaupun tak diterima dengan baik dan walaupun aku sadar, aku menyampaikannya dengan cara yang kurang baik.
Tapi tolong, jika kamu merasa apa yang aku katakan itu tertuju untukmu.. dan jika kamu mempunyai itikat baik, tanyakan saja langsung kepadaku.
jangan membalas kata-kataku seolah kau marah, jika kamu membalas perkataanku.. lantas apa bedanya kau denganku?
Bukankah kau selalu lebih baik dari pada aku?
Apapun yang akan kau lakukan setelah ini.. itu terserah padamu..
Terimakasih untuk semua kebaikanmu
Komentar
Karena tulisan yang bagus berawal dari hati.
:D