Aku kembali, dengan kisah yang sama.

ntah harus mulai dari mana, ntah harus dimulai dengan kata apa, yang jelas.. aku ingin meluapkan semua yang aku rasakan saat ini.

Ketika keadaan mulai berbeda, ketika rasa tak lagi sama, ketika keadaan memaksaku untuk lebih menerima semua kenyataan yang ada.
kenyataan yang dari awal selalu sama, kenyataan yang menyakitkan. sesuatu yang selalu aku perjuangkan, dan tak pernah memperjuangkanku. bahkan menghargai perjuanganku pun tak pernah..
lantas, apa yang sebenarnya membuatku bertahan sejauh ini? bertahan ditengah sebuah kenyataan yang menyakitkan. selalu berusaha untuk terlihat tegar dan membuat keadaan seolah-olah baik-baik saja. selalu menunjukkan bahwa aku mampu berdiri tanpanya, bahwa aku mampu menciptakan bahagiaku sendiri.

tapi, pada kenyataannya.. aku selalu gagal menahan tangis ditengah kesendirianku. air mata yang dteteskan untuk orang yang masih tetap sama sampai saat ini.

ntah kenapa, rasa sakit yang aku rasakan saat ini lebih hebat dari rasa sakit yang aku rasakan sebelumnya. saat ini, kita benar-benar sudah sangat jauh. jarak sudah benar-benar hidup ditengah-tengah kita, senyuman dan candaan yang selalu hadir ditengah-tengah kebersamaan kitapun berganti dengan  keasingan yang hadir tengah-tengah kejauhan kita.
 aku merindukannya, sungguh sangat merindukanya. aku rindu kebersamaan dengannya, aku rindu masa dimana semuanya masih terasa indah. dan aku benci keadaan saat ini, keadaan yang membuatku harus terlihat tegar dan mampu berdiri tanpanya. keadaan yang membuatku merasa sakit didalam kesendirianku, keadaan yang membuatku selalu meneteskan air mata karena alasan yang sama.


Saat ini, aku hidup bahagia dibalik dunia sandiwaraku. ntah sampai kapan aku bisa hidup dibalik duniaku ini, mungkin sampai kebahagiaan yang nyata itu benar-benar hadir menggantikan sandiwara bahagia yang saat ini aku jalani .

Komentar

Postingan Populer